NAME : ALMIRA NAZMA
CLASS : 1EA24
NPM : 10214881
Me : Excusme sir, may I have your time just a few minutes maybe its around 7 minutes
Mr. Chris : oh of course, can I help you ?
Me : oh of course sir, I get a task from my college to talk with foreigners in tourism object. Because I see you in this Batavia Old Town I want to ask about some questions of tourism.
Mr. Chris : oh I see,
Me : Firstly I wanna say, welcome to Indonesia, and enjoy Jakarta..
Mr. Chris : I very enjoy in Jakarta and at beautifull place
Me : May I know yor name ?
Mr. Chris : my name Chris, you can call me Chris.
Me : oh.... your name is Chris , so nice.
Mr. Chris : yes thankyou.
Me : where do you come from ?
Mr. Chris : I'm from Hongkong.
Me : Mr. Chris visit Jakarta with who ?
Mr. Chris : with my friends.
Me : Do you know, where are you know?
Mr. Chris : I dont Know but I know Im in at the museum Jakarta.
Me : This is old Batavia Town, if you enter that building you can see the history of Indonesia, when struggle from the Belanda Colonial.
Mr. Chris : oh I interested to know abaout Indonesia historical.
Me : what are you doin in puppet museum sir ?
Mr. Chris : to see some collection of puppet in Indonesia.
Me : why do you choose puppet museum ?
Mr. Chris : Because puppet is the doll of Indonesia has, so I visit this Batavia Old Town and entered puppet museum to see look like the traditional doll of Indonesia or known as puppet.
Me : I think thats all, and enough, its be honored that I can have some talk with you, and I hope you can get many knowledge when you visit museum puppet and Batavia Old Town. I hope also you can enjoy in Jakarta. Thank you so much Mr. Chris for your attention.
Mr. Chris : Oh your welcome, what is your name girl ?
Me : My name is Almira sir.
Mr. Chris : Nice to meet you Almira.
Me : oh yeahh Nice to meet you too Mr. Chris.
Sabtu, 23 Mei 2015
Jumat, 23 Januari 2015
KESIMPULAN PER-BAB ILMU BUDAYA DASAR
BAB I
MASALAH KEBUDAYAAN
Ø
Pengertian
kebudayaan berasal dari perkataan latin:
“colere” yang artinya mengolah,
menyuburkan, dan mengembangkan, terutama mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini
berkembanglah arti culture “sebagai daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah
alam”.
menyuburkan, dan mengembangkan, terutama mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini
berkembanglah arti culture “sebagai daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah
alam”.
Ditinjau dari sudut bahasa Indonesia, kebudayaan berasal dari bahasa
Sansakerta “buddhayah”,
yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal.
yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal.
Dalam masyarakat ramai kebudayaan sering di artikan sebagai THE GENERAL
BODY OF THE
ARTS.
ARTS.
Ø Wujud
kebudayaan dan unsur-unsurnya
Prof. Dr. Koentjoroningrat menguraikan tentang
wujud kebudayaan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma,
peraturan, dan sebagainya.
1. Wujud kebudayaan sebagai kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma,
peraturan, dan sebagainya.
2. Wujud kebudayaan sebagai
suatu kompleks aktifitas serta tindakan berpola dari manusia
dalam masyarakat
dalam masyarakat
3. Wujud kebudayaan sebagai
benda-benda hasil karya manusia
Ø Hubungan
antara manusia, masyarakat dan kebudayaan
Hubungan
manusia, masyarakat, dan kebudayaan yaitu Manusia, masyarakat, dan kebudayaan
merupakan satu kesatuan yang tidak dapat lagi dipisahkan dalam artinya yang utuh. Karena ketiga
unsur inilah kehidupan mahluk sosial berlangsung.
merupakan satu kesatuan yang tidak dapat lagi dipisahkan dalam artinya yang utuh. Karena ketiga
unsur inilah kehidupan mahluk sosial berlangsung.
Ø Pengaruh
Barat dan Kebudayaan Nasional
Pengaruh
kebudayaan barat sangat nyata dengan adanya proses modernisasi kehidupan
masyarakat kita.
Sistem
demokrasi barat telah mempercepat bangsa kita untuk menggalang solidaritas
masyarakat
terutama sesudah lepas dari penjajahan, untuk menyusun sistem sosial dan organisasi
pemerintah yang sesuai dengan tuntutan jaman. Tekanan-tekanan budaya barat terhadap budaya
Indonesia sebelumnya, yaitu anasir asli, Hindu, dan Islam, memanglah cukup berat. Namun dalam
praktek kehidupan sehari-hari masyarakat belum mau demikian saja meninggalkan unsur
kebudayaan tradisionalnya. Mereka masih berusaha memadukan unsur-unsur modern dan
tradisional.
terutama sesudah lepas dari penjajahan, untuk menyusun sistem sosial dan organisasi
pemerintah yang sesuai dengan tuntutan jaman. Tekanan-tekanan budaya barat terhadap budaya
Indonesia sebelumnya, yaitu anasir asli, Hindu, dan Islam, memanglah cukup berat. Namun dalam
praktek kehidupan sehari-hari masyarakat belum mau demikian saja meninggalkan unsur
kebudayaan tradisionalnya. Mereka masih berusaha memadukan unsur-unsur modern dan
tradisional.
Ø Pengaruh agama dan kebudayaan
Menurut Yosselin de Yong: pengaruh
Islam terhadap kebudayaan Indonesia bersifat
damai dan membangun. Jadi tidak hanya damai dan mendorong saja, tetapi juga
membangun. Seperti pengaruh-pengaruh agama Islam dalam perkawinan, warisan,
hak-hak wanita dan lain-lain.
damai dan membangun. Jadi tidak hanya damai dan mendorong saja, tetapi juga
membangun. Seperti pengaruh-pengaruh agama Islam dalam perkawinan, warisan,
hak-hak wanita dan lain-lain.
Kami sependapat dengan analisis Yong
tersebut sebab ternyata pengaruh Islam tidak
hanya pada kepercayaan dan adat istiadat sehari-hari, bahkan sampai pada bidang
hukum dan upacara-upacaranya. Dan kami sependapat dengan istilah adaptasi,
sehingga Islam adalah satu-satunya agama yang lengkap dan sebagai sumber
kebudayaan.
hanya pada kepercayaan dan adat istiadat sehari-hari, bahkan sampai pada bidang
hukum dan upacara-upacaranya. Dan kami sependapat dengan istilah adaptasi,
sehingga Islam adalah satu-satunya agama yang lengkap dan sebagai sumber
kebudayaan.
BAB II
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Ø Makna
kasih sayang
Dalam kasus umum Bahasa Indonesia
karangan W.J.S. Purwodarminto, kasih sayang
diartikan dengan perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada
seseorang.
diartikan dengan perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada
seseorang.
Dalam kasih sayang ini sadar atau
tidak dari masing-masing dituntut tanggung jawab,
pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga
keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga
keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Bila salah satu unsur kasih sayang
hilang, misalnya unsur tanggung jawab, maka retaklah keutuhan rumah tangga itu.
Kasih sayang yang tidak disertai kejujuran, akan
terancam kebahagiaan rumah tangganya
terancam kebahagiaan rumah tangganya
Ø Kasih
sayang dalam keluarga
Bila percintaan pria-wanita diakhiri
dengan perkawinan maka didalam kehidupan
berumah tangga, dikeluarga ini akan menemukan kebahagiaan mereka. Membangun
kasih saying yang erat akan menambah kebahagiaan cinta kasih di dalam kelurga.
berumah tangga, dikeluarga ini akan menemukan kebahagiaan mereka. Membangun
kasih saying yang erat akan menambah kebahagiaan cinta kasih di dalam kelurga.
Ø Makna kemesraan
Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian
mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah
perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat membangkitkan daya kreatifitas manusia untuk
menciptakan atau menikmati seni budaya, seni sastra, seni music, seni tari, seni lukis,
dan sebagainya.
perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat membangkitkan daya kreatifitas manusia untuk
menciptakan atau menikmati seni budaya, seni sastra, seni music, seni tari, seni lukis,
dan sebagainya.
Ø
Makna
pemujaan
Pemujaan adalah makna cinta kasih
manusia terhadap tuhannya.
Ø
Makna
belas kasihan
Dalam cinta sesama ini dipergunakan
istilah belas kasihan, karena cinta disini bukan karena, kayanya, cantiknya,
pandainya, melainkan karena penderitaannya.
Penderitaan ini mempunyai arti yang luas. Mungkin tua, yatim-piatu, penyakit yang
dideritanya, dan sebagainya.
Penderitaan ini mempunyai arti yang luas. Mungkin tua, yatim-piatu, penyakit yang
dideritanya, dan sebagainya.
BAB
III
MANUSIA
DAN KEINDAHAN
Ø
Makna
keindahan
Keindahan
bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu dan
tempat,
selera mode, kedaerahan atau local.
selera mode, kedaerahan atau local.
Ciri-ciri keindahan menyangkut
kualitas hakiki dari segala benda yang mengandung
kesatuan (unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetri), keseimbangan
(balance),dan pertentangan (contrast). Keindahan tersusun dari keselarasan dan pertentangan
dari garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata.
kesatuan (unity), keselarasan (harmony), kesetangkupan (symmetri), keseimbangan
(balance),dan pertentangan (contrast). Keindahan tersusun dari keselarasan dan pertentangan
dari garis, warna, bentuk, nada dan kata-kata.
Ø
Makna renungan
-
Setiap kegiatan untuk merenungkan atau mengevaluasi
segenap pengetahuan yang telah
dimiliki dapat disebut berfilsafat. Pemikiran kefilsafatan mendasarkan diri kepada penalaran.
Penalaran adalah proses berfikir yang logika dan analitik. Berpikir merupakan kegiatan
untuk menyusun pengetahuan yang benar. Berpikir logik menunjuk pola berpikir
secara luas. Kegiatan berfikir dapat disebut logik ditinjau dari suatu logika tertentu.
dimiliki dapat disebut berfilsafat. Pemikiran kefilsafatan mendasarkan diri kepada penalaran.
Penalaran adalah proses berfikir yang logika dan analitik. Berpikir merupakan kegiatan
untuk menyusun pengetahuan yang benar. Berpikir logik menunjuk pola berpikir
secara luas. Kegiatan berfikir dapat disebut logik ditinjau dari suatu logika tertentu.
-
Renungan
atau pemikiran yang berhubungan dengan keindahan atau penciptaan
keindahan didasarkan atas 3 macam teori, ialah teori pengungkapan, teori
metafisika, dan teori psikologis. Teori pengungkapan dikatakan oleh Benedetto
Croce, bahwa seni adalah pengungkapan kesan-kesan.
keindahan didasarkan atas 3 macam teori, ialah teori pengungkapan, teori
metafisika, dan teori psikologis. Teori pengungkapan dikatakan oleh Benedetto
Croce, bahwa seni adalah pengungkapan kesan-kesan.
Ø Makna keserasiaan
Keserasian berasal dari kata serasi;
serasi dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai,
atau kena benar. Kata cocok, sesuai atau kena mengandung unsur pengertian
perpaduan,ukuran dan seimbang.
atau kena benar. Kata cocok, sesuai atau kena mengandung unsur pengertian
perpaduan,ukuran dan seimbang.
Ø Makna kehalusan
Kehalusan berasal dari kata halus,
artinya tidak kasar, lembut, sopan, baik, beradap.
Kehalusan berarti sifat-sifat yang halus, kesopanan atau keadaban.
Kehalusan berarti sifat-sifat yang halus, kesopanan atau keadaban.
Halus bagi manusia ialah suatu sikap
yakni sikap halus, lembut dalam tutur kata, tingkah
laku dan gerak perbuatannya. Kehalusan atau kelembutan merupakan gambaran hati
yang tulus serta cinta kasih terhadap sesama. Kehalusan atau kelembutan atau
sebaliknya kekasaran itu yang menilai orang lain. Dan yang dinilai ialah gerak-gerik,
roman, muka, tutur bahasa, dan sebagainya.
laku dan gerak perbuatannya. Kehalusan atau kelembutan merupakan gambaran hati
yang tulus serta cinta kasih terhadap sesama. Kehalusan atau kelembutan atau
sebaliknya kekasaran itu yang menilai orang lain. Dan yang dinilai ialah gerak-gerik,
roman, muka, tutur bahasa, dan sebagainya.
Ø Keindahan objektif dan subjektif
keindahan objektif dimaksudkan ialah
keindahan yang secara hakiki ada pada ssesuatu
benda atau apa saja sedangkan Keindahan subjektif sangat bergantung kepada
kepentingan-kepentingan subjek penanggapnya.
benda atau apa saja sedangkan Keindahan subjektif sangat bergantung kepada
kepentingan-kepentingan subjek penanggapnya.
Ø Seiktar masalah kesenian
Jika melihat batasan seni atau
kesenian menurut Read diturunkan pembagiannya
sebagai berikut:
sebagai berikut:
1.
Seni
Visual = lukisan
2.
Seni
plastis = seni gerakan dan
patung, seni pahat
3.
Seni
music = lagu dan
karya music dalam bentuk bunyi.
4.
Sastra
yang termasuk karya-karya sastra meliputi :
-karya
ilmiah, novel,cerpen
5.
Seni
gerak = tari
BAB
IV
MANUSIA
DAN PENDERITAAN
Ø Makna penderitaan
Penderitaan dari kata derita.Kata
derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya
menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang
tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin. Yang termasuk penderitaan
itu antara lain keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan
lain-lain.
menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang
tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin. Yang termasuk penderitaan
itu antara lain keluh kesah, kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan
lain-lain.
Penderitaan tak dapat dipisahkan
dengan kehidupan manusia. Karena setiap orang
akan/pernah mengalami penderitaan. Nasib malang atau penderitaan datang tidak dapat
ditolak, harus diterima apa adanya, kita pasrah kepada Tuhan.
akan/pernah mengalami penderitaan. Nasib malang atau penderitaan datang tidak dapat
ditolak, harus diterima apa adanya, kita pasrah kepada Tuhan.
Ø Makna siksaan
Siksaan tak dapat di pisahkan dengan dosa.
siksaan yang berhubungan dengan dosa
adalah siksaan di hari kiamat , siksaan di neraka merupakan tugas para ahli agama
untuk membicarakan. Sedang yang di bahas dimodul ini hanya siksaan manusia yang
dialami di dunia fana ini.
adalah siksaan di hari kiamat , siksaan di neraka merupakan tugas para ahli agama
untuk membicarakan. Sedang yang di bahas dimodul ini hanya siksaan manusia yang
dialami di dunia fana ini.
Siksaan itu berupa penyakit, siksaaan
hati, siksaan badan oleh orang lain dsb.Siksaan
Manusia ini ternyata juga menimbulkan kreatifitas baik bagi yang pernah mengalami
siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung atau tidak
langsung. Hal ini terbukti dengan banyaknya tulisan baik berupa berita, cerpen, ataupun
novel yang mengisahkan siksaaan orang.Bahkan siksaan itu banyak pula yang difilmkan.
Manusia ini ternyata juga menimbulkan kreatifitas baik bagi yang pernah mengalami
siksaan atau orang lain yang berjiwa seni yang menyaksikan baik langsung atau tidak
langsung. Hal ini terbukti dengan banyaknya tulisan baik berupa berita, cerpen, ataupun
novel yang mengisahkan siksaaan orang.Bahkan siksaan itu banyak pula yang difilmkan.
Ø Makna rasa sakit
Rasa sakit adalah rasa yang tidak enak
bagi si penderita. Rasa sakit akibat menderita
penyakit, atau sakit.Rasa sakit atau penyakit dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap
penderita kepadaTuhan, dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap penderita, dapat
membuka rasa keprihatinan manusia, rasa social, dermawan, dan sebagainya.
penyakit, atau sakit.Rasa sakit atau penyakit dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap
penderita kepadaTuhan, dapat menimbulkan rasa kasihan terhadap penderita, dapat
membuka rasa keprihatinan manusia, rasa social, dermawan, dan sebagainya.
Ø Neraka
Neraka berhubungan
erat dengan dosa dan kesalahan. Orang salah mendapat hukuman. Hukuman
identik dengan siksaan. Siksaan adalah rasa sakit dan rasa sakit adalah pederitaan.
identik dengan siksaan. Siksaan adalah rasa sakit dan rasa sakit adalah pederitaan.
Ø Beberapa kasus penderitaan
1.
Penderitaan dapat dialami oleh setiap orang.
2.
Penderitaan dapat muncul karena adanya konflik antara
ciri-ciri kepribadian dengan fungsi
lingkungan yang tidak sesuai dengan harapannya, berpisah dengan sesuatu yang dicintai, dan
adanya rasa ketakutan.
lingkungan yang tidak sesuai dengan harapannya, berpisah dengan sesuatu yang dicintai, dan
adanya rasa ketakutan.
3.
Penderitaan terjadi apabila manusia dalam rangka memenuhi
kebutuhan hidupnya
(Biologis,
psikologis, dan sosial) mengalami hambatan,
4.
Penderitaan yang dialami dan dirasakan terlalu berat
dapat meningkatkan dan dapat
mengganggu jiwa seseorang.
mengganggu jiwa seseorang.
5.
Penderitaan itu dapat dihilangkan.
Ø Sumber penderitaan
Manusia pada
hakikatnya adalah makhluk hidup yang memiliki kepribadian yang tersusun dari
perpaduan dan saling berhubungan dan pengaruh mempengaruhi antara unsur-unsur jasmani,
dan rohani. Dan karna itu penderitaan dapat pula terjadi pada tingkat jasmani dan rohani.
perpaduan dan saling berhubungan dan pengaruh mempengaruhi antara unsur-unsur jasmani,
dan rohani. Dan karna itu penderitaan dapat pula terjadi pada tingkat jasmani dan rohani.
Ø Upaya menghindari dari penderitaan
Hidup obyektif
mempunyai peranan penting dalam menentukan tujuan hidup, dalam
mengejarnya, dalam menghayatinya.
mengejarnya, dalam menghayatinya.
BAB V
MANUSIA DAN KEADILAN
Ø Makna keadilan
Perilaku yang seimbang dalam
menghadapi kewajiban dan hak nya masing-masing.
Ditinjau dari bentuk atau
punsifat-sifatnya, keadilan dapat dikelompokkan menjadi 3
jenis :
jenis :
1.
Keadilan
legal/moral
2.
Keadilan
distributif
3.
Keadilan
komutatif
Ø Kejujuran dan kebenaran
artinya apa yang dikatakan seseorang
sesuai dengan hatinuraninya apa yang
dikatanya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah
kenyataan yang benar-benar ada.
dikatanya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah
kenyataan yang benar-benar ada.
Ø Kecurangan
apa yang dikatakan tidak sesuai dengan
hatinuraninya.
Ada empat aspek yang menyebabkan
kecurangna yakni Aspek Ekonomi, Aspek
kebudayaan, Aspek peradaban, dan Aspek teknik
kebudayaan, Aspek peradaban, dan Aspek teknik
Ø Pemulihan nama baik
Nama
baik merupakan salah
satu tujuan utama orang hidup.Nama baik adalah nama
yang tidak tercela. Penjagaan nama baik erat hubungnya dengan tingkah laku atau
perbuatan. Atau, boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau
perbuatannya.
yang tidak tercela. Penjagaan nama baik erat hubungnya dengan tingkah laku atau
perbuatan. Atau, boleh dikatakan nama baik atau tidak baik itu adalah tingkah laku atau
perbuatannya.
Ø Pembalasan
Pembalasanialahsuatureaksiatasperbuatan orang lain.
Reaksi itu dapat berupa
perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkahlaku yang serupa, tingkahlaku
yang seimbang.
perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkahlaku yang serupa, tingkahlaku
yang seimbang.
BAB VI
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
Ø Manusia dan tanggung jawab
Kesanggupan seseorang untuk
melaksanakan suatu tugas wajib (kewajiban) yang diberikan kepadanya, dapat
dikatakan bahwa ia bertanggng jawab, khususnya bertanggung jawab terhadap
selesainya tugas itu, sebaliknya bila ia lalai menjalankan tugasnya akan dikatakan
tidak mempunyai tanggung jawab moral.Tidak mempunyai kewajiban, tidak dapat
disamakan dengan tidak mempunyai tanggung jawab, sebab memang tidak ada
kewajiban atau tugas yang harus dikerjakan.
Ø Makna tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia
akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan
kewajibannya.
Ø Makna kesadaran
Kesadaran berasal dari kata sadar
artinya tahu, mengerti, ingat, terbuka hati/pikirannya untuk berbuat sesuai
dengan kata hatinya. Dalam berbuat, kadang-kadang orang hanya melanggar
satu norma, kadang-kadang sekaligus melanggar dua tiga norma. Kesadaran moral
amat penting untuk diperhatikan orang, karena pelanggaran moral dapat berakibat
merusak nama. Oleh ini tidak berarti bahwa kesadaran yang lain tidak penting.
Semua kesadaran penting, karena ketidaksadaran adalah salah satu hal yang dapat
menggoncangkan atau sekurang-kurangnyamembuat kepincangan dalam hidup.
Ø Makna pengorbanan
Pengorbanan ialah pemberian secara
ikhlas yang berupa pikiran, pendapat, harta, waktu, tenaga, bahkan mungkin
nyawa, demi cinta, kesetiaan, ikatan sesuatu, kebenaran, dan mungkin juga
kesetiakawanan.
BAB VII
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Ø Pandangan hidup dan ideology
Ideologi menurut William(1959)
mengandung dua hal yaitu: (1) unsur unsur filsafat yang digunakan atau unsur
yang digunakan sebagai dasar suatu kegiatan,dan (2) pembenaran intelektual
untuk seperangkat norma-norma. Munandar Sulaiman (1987:76) menyimpulkan
pendapat Lenski (1974) yang menyatakan bahwa ideologi merupakan komponen dasar
terakhir dari sistem sistem sosiobudaya.Bagi masyarakat ideologi tersusun dari
tiga unsur,yaitu:
1. Pandangan hidup
2. Nilai-nilai, dan
3. Norma-norma
Pandangan hidup cenderung diikat oleh
nilai-nilai sehingga berfungsi sebagai pelengkap nilai-nilai dalam pembuatan
pembenaran atau rasionalisasi nilai nilai. Pandangan hidup memberi semangat
pada nilai nilai.
Ø makna cita-cita
Cita adalah hati; cita cita adalah
suatu keinginan yang terkandung di dalam hati. Karena itu cita cita berarti
angan angan, keinginan, harapan, atau tujuan. Cita cita tak dapat dipisahkan
dari kehidupan manusia, karena tanpa cita cita berarti manusia tanpa dinamika.
Tak ada dinamika berarti tak ada kemajuan dan hidup asal hidup saja,
statis.Keinginan ada yang baik dan ada yang buruk. Keinginan yang baik bersifat
luhur. Keinginan itu dicapai dengan tidak merugikan orang lain.
Ø Makna kebijakan
Kebajikan atau kebaikan adalah
perbuatan yang mendatangkan kebaikan pda hakikatnya sama dengan perbuatan
moral, perbuatan yang sesuai dengan norma norma agama dan etika.manusia berbuat
baik, makhluk bermoral, atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat
baik.
Ø Makna sikap hidup
Sikap hidup adalah perasaan hati dalam
menghadapi hidup ini. Sikap itu bisa positif, bisa negatif, bisa apatis, atau
sikap optimis atau pesimis bergantung pada pribadi orang itu dan juga
lingkungannya. Setiap manusia mempunyai kadar sikap. Kadar sikap yang dimiliki
manusia satu sama lain tidak sama. Sikap orang dapat berubah karena situasi dan
kondisi lingkungan. Dalam menghadapi kehidupan, yang berarti manusia menghadapi
manusia lain atau menghadapi kelompok manusia ada bebrapa sikap etis dan sikap
non etis.
Ø Manusia dan pandangan hidup
Pandangan hidup dapat merupakan
keseluruhan garis dan kecenderungan jalan jalan dan nilai nilai yang akan
dicapai untuk landasan semua dimensi kehidupannya. Dari pandangan hidup ini
terpancar perbuatan, kata kata dan tingkah laku dan cita cita, sikap, dorongan
atau tujuan yang akan dicapai.Contoh dari pandangan hidup manusia adalah:
a. Hidup bahagia, sejahtera
b. Hidup sejahtera penuh kebahagiaan dan
cinta kasih
c. Hidup panjang umur untuk sanak kerabat
dan dirinya serta bahagia,penuh cinta kasih.
BAB VIII
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
Ø
Kegelisahan
dan Sumber-sumbernya
Banyak
orang berpikir bahwa kegelisahan merupakan keadaan yang tak “diinginkan” .
tetapi para ahli jiwa berpikir bahwa kegelisahan merupakan kondisi hidup
manusia, atau sebagai “kawan akrab” yang memberi stimulus kepada tingkah laku
manusia . kegelisahan yang tak terhindarkan disebabkan oleh kompleksitas
manusia,lingkungan dimana ia tinggal , dan keterbatasan fisik dan jiwannya.
Ø Makna kata gelisah
Kegelisahan
berasal dari kata gelisah. Gelisah artinya rasa tidak tentram di hati atau rasa
selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya),tidak sabar lagi (menanti),cemas
dan sebagainya. Kegelisahan artinya perasaan gelisah,khawatir,cemas atau takut
dan jijik. Rasa gelisah ini sesuai dengan pendapat yang mengatakan bahwa
manusia yang gelisah itu dihantui rasa khawatiratau takut.
Ø
Makna
Keterasingan
Tersasing
atau keterasingan adalah bagian hidup manusia. Sebentar atau lama orang pernah
mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang
berbeda satu sama lain.
Ø
Makna
kesepihan
Kesepian
berasal dari kata sepi, artinya sunyi , lengang,tidak ramai,tidak ada orang
atau kendaraan, tidak banyak tamu, tidak banyak pembeli,tak ada apa-apa, dan
sebagainya. Kesepian adalah keadaan sepimatau hal sepi.
Ø
Makna
ketidakpastiaan
Ketidakpastian
berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu atau mendua, atau aapa yang
dipikirkan tidak searah, kemana tujuannya tidak jelas,. Itu semua adalah akibat
pikirannya tidak dapat konsentrasi . ketidakkonsentrasian itu disebabkan oleh
berbagai sebab, yang jelas pikiranya kacau .
Ø
Sebab-sebab
terjadinya ketidakpastiaan
1.
Obsesi
2.
Phobia
3.
Kompulsi
4.
Hysteria
5.
Delusi
6.
Halusinasi
BAB IX
MANUSIA DAN HARAPAN
Ø Berbagai contoh dalam kehidupan
a.
Penderitaan
yang dialami oleh seorang ibu yang sudah saatnya bersalin. Rasa sakit yang
dialami sering ia dilukiskan sebagai seribu rasa sakit berpadu dalam satu saat.
Pada saat itu yang diharapkan oleh seorang ibu yang sedang bersalin adalah
kelahiran anaknya, laki-laki atau perempuan, dan dalam keadaan hidup juga
sehat. Selanjutnya ia berharap pula agar ia dapat segera mendekap anaknya yang
baru saja melahirkan, disusuinya, ditempelkan di didadanya agar degup jantung
ibunya dapat didengar oleh anaknya, demikianlah harapan ibunda terhadap anaknya
dengan penuh kasih dan sayang.
b.
Penderitaan
yang dialami oleh orang yang sedang sakit; ia pergi berobat ke dokter atau
kepada orang yang dianggapnya dapat mengobatinya, dengan harapan ia dapat
sembuh dari penyakit yang dideritanya.
c.
Penderitaan
para pejuang kemerdekaan. Dengan berperang melawan para penjajah, dengan
harapan agar kemerdekaan yang diperjuangkannya dapat terwujud.
Ø Nilai-nilai Budaya Sebagai Tolak Ukur
Harapan
Di dalam hasil budaya yang berupa
hasil sastra dapat dihayati adanya kandungan nilai budaya. Jika nilai budaya
tersebut diangkat oleh pengubah/penulisnya, sebagai temuan gagasan utama, maka
hasil sastra itu pada hakikatnya memantapkan harapan masyarakat yang ide-idenya
“terwakili” dalam hasil sastra tersebut. Misalnya dalam sastra Jawa meliputi
nilai budaya sebagai berikut;
1.
Nilai
kejuangan dan semangat pengorbanan,
2.
Nilai-nilai
kerumahtanggaan, dan
3.
Nilai-nilai
kemandirian kaum wanita.
Ø Makna harapan
Harapan berasal dari kata harap,
artinya keinginan supaya sesuatu terjadi. Yang mempunyai harapan atau keinginan
itu hati. Putus harapan berarti putus asa.
Contoh:
1.
Budi
seorang mahasiswa Universitas Terbuka, ia belajar rajin dengan harapan di dalam
Ujian semester memperoleh nilai A.
2.
Mang
udin seorang petani yang rajin. Sejak mulai menggarap sawahnya, ia mempunyai
harapan agar hasil panen baik dan hasilnya selain cukup di makan juga dapat
untuk memperbaiki rumahnya.
Dari kedua contoh itu terlihat, apa
yang diharapkan Budi dan Mang udin adalah terjadinya buah keinginan, karena itu
mereka bekerja keras.
Harapan artinya keinginan yang belum
terwujud. Setiap orang mempunya harapan. Tanpa harapan manusia tidak ada
artinya sebagai manusia. Manusia yang tak mempunyai harapan berarti tak dapat
diharapkan lagi. Namun jika terlalu banyak berharap itu menyakitkan. Dan banyak
memberi harapan itu php
Ø Makna kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya,
artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang
berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
Ada ucapan yang sering kita dengar
-
Ia
tidak percaya pada diri sendiri.
-
Saya
tidak percaya ia berbuat seperti itu atau berita kurang dapat dipercaya akan
kebenarannya.
-
Kita
harus percaya akan nasihat-nasihat itu diambil dari ajaran Al-Quran dan
sebagainya.
Ø Dasar kepercayaan adalah kebenaran.
Sumber kebenaran adalah manusia. Karena itu, sesuai dengan contoh-contoh di
depan, maka kepercayaan dapat dibedakan atas :
1.
Kepercayaan
terhadap diri sendiri
2.
Kepercayan
terhadap orang lain
3.
Kepercayaan
terhadap pemerintah
4.
Kepercayaan
terhadap Tuhan